Begini ceritanya! Aku
sendiri tidak tahu apakah ini mimpi atau
nyata, di bilang mimpi memang benar aku
sedang bermimpi, tapi suatu mimpiku tidaklah seperti mimpi, cona kau bayangkan!
Ketika kau di hadapkan dengan suatu mimpi dan ketika kau bangun ternyata kalian
masih dalam keadaan mimpi, apa yang terjadi? Berkali kali aku terbangun dan
tenyata aku masih berada dalam alam bawah sadarku, sungguh aku tak peduli.
Sudahlah aku tak peduli
lagi tentang mimpi atau tidak, namun kata mimpi sekilas memberikan inspirasi
agar aku menuliskan tentang mimpi, ku coba mengambil sebatang pena dan beberapa
carik kertas untuk memulai menulis sebuah cerita mimpi aku mencari tempat yang
kurasa sangat nyaman untuk menulis, kamar… ya memang benar kurasakan di kamarku
rasanya tempat yang nyaman untuk mulai menulis, ku siapkan secangkir the hangat
untuk memulai aku menulis, kuawali tulisanku dengan kata “mimpi” belum sempat
aku menulis kata yang lainnya tiba-tiba merasa aneh! Blak…blak… mataku terbuka
yang tadinya aku sedang duduk di meja kamarku, tapi sekarang setelah mataku terbuka,
ternyata aku sedang berbaring di tempat tidurku dan aku baru saja bermimpi,
“waduh… perasaan tadi aku sedang menulis sebuah cerita” gumam hatiku yang
terheran.
Akupun beranjak dari
tempat tidurku dan mencoba mencari sebuah pena dan beberapa lembar kertas,
untuk memulai membuat cerita yang bertajuk nyata, pena dan kertas yang sama
persis ketika aku bermimpi untuk di gunakan menulis cerita, akupun beramjak
dari tempat tiduku, dan duduk di meja kerja kamarku, aku mengawali karanganku
dengan kata “nyata”, untuk kedua kalinya aku terbangun dari mimpiku setelah
menulis kata nyata,dan aku melihat aku merasakan bahwa aku terbaring di tempat
tidurku. huff … kuhirup udara dalam – dalam untuk menenangkanku yang
kebingungan derngan apa yang terjadi pada diriku, dalam bangunku aku tak berani
lagi menuliskan kata “mimpi” dan “nyata”.
Akupun beranjak dari tempat tidurku, “mencoba
sesuatu yang baru” lari dari kata mimpi dan nyata aku mencoba mencari sesuati
yang tidak berkaitan dengan tulisan mimpi dan nyata, pandanganku tersudut pada
bola basket yang berada di sudut ruang kamarku, terpikir olehku mungkin dengan
bermain basket aku tidak lagi sedang bermimpi, kuambil bola basket dan menuju
lapangan basket yang tidak jauh dari rumahku, kulihat ada beberapa rekanku yang
sedang asyik bermain basket, bergabunglah aku dengan mereka, kamipun mulai
bermain tanpa mengenal lelah teamku beranggotakan aku, bram, vidi, fikhri dan
fahmi,
Permainnanpu dimulai saling serang antara
teamku dan teamlawan terjadi sangat sengit, ketika aku sedang menyerang aku
mendapatkan kesempatan untuk shooting 3 point, tanpa pikir panjang aku langsung
mencoba shooting, sangat beruntung sekali tembakanku sangat jitu,
temakSSSSSanku langsung merobek jarring lawan, akupun kembali bertahan setelah
menyerang dalam bertahan aku menempati posisi center dalam teamku dan tugasku
untuk mengatur penyerangan dan juga pertahanan, lawanpun cukup tangguh untuk
bisa menerobos pada jantung pertahananku, di depanku ada seorang lawan yang
mencoba meminta bola umpan pada temannya, tepat di hadapanku dia berdiri
temannyapun tanpa pikir panjang mengumpankan bola padanya.
Ketika bola tingal di
tangkap saja oleh dirinya, namun ternyata salah pengertian antara dia dan
temannya, ketika bola sudah di umpan, lawan yang berada tepatsi hadapanku entah
kenapa dia menghindar! Blakk…blak bola pun ersarang di wajahku, akupun terkapar
jatuh dan pingsan.
“yu…yu..bayu” seru
temanku mencoba menyadarkan aku yang pingsan, cukup lama mereka mencoba
menadarkanku, akan tetapi aku tak kunjung sadar. Tak lama kemudian akupun
tersadar, ha..”aku kaget”, tenyata aku tidak berada di lapangan, aku melihat
ibuku yang sedang memukul – mukul pipiku mencoba membangunkanku sari tidurku.
“Plak…plak..plak..”
yu…yu… bangun sudah siang!”
“hah… kok aku disini si
bu…. ? tanyaku pada ibu dangan sedikit terheran.
“sudah buruan bangun
sudah siang!” suara ibukupun makin menekan.
“ sebentar seharusnya aku
ada di lapangan, aku pingsan gara-gara wajahku terlempar bola kok aku di sini
sib u..?
“ husss ngomong apa?dari
tadi kamu tidur terus , kamu barusan mimpi< udah buruan bangun sudah siang
tuh..! “ perintah ibuku.
Sungguh aku terheran
dengan kejadian yang kualami, aku bergegas mandi namun dalam keadaa mandi
mungkin saja aku masih berada dalam alam mimpiku, lama sekali aku berada di
kamar mandi sambil memikirkan, “apakah aku akan tebangun lagi dari mimpiku
setelah aku mandi? ”sedikit pertanyaan dalam hatiku untuk diriku’’
Aku menunggu kejadian aku
terbangun lagi dari mimpiku, dalambenakku berkata “wah…ini pasti kenyataan dan aku
tidak berada dalam alam mimpi”
Akhirnya selesai juga
mandi pafiku yang sedikit kesiangan. Akupun duduk di teras depan rumahku sambil
menik mati secangkir the hangat, entah kenapa kejenuhan manghampiriku, jenuh
sekali yang kurasakan kala itu, main…main…dan main yang ada di otakku untuk
menghilangkan kejenuhan, akupun bergegas mengeluarkan motor kesayanganku untuk
bermain ke luar rumah menghilangkan kejenuhan, akupun pamitan pada ibuku
meminta ijin untuk keluar rumah, di depan pintu ku keraskan suara “bu…aku
keluar dulu mau maen” segeralah aku tancap gas dengan kecepatan perlahan, terik
sekali matahari hari ini, tapi aku menikmati suasana hari ini, ketika aku
sedang santai mengendarai motor, tiba-tiba da yang menyalip diriku diapun
mencoa membangkitkan amarahku dengan memain-mainkangas motornya,
ngenggggg…..ngenggggg…ngenggg aku pun membalasnya dengan suara knalpot motorku
yang tidak kalah berisik ngenggg…ngengggg…ngeng…. Diapun menghampiriku!
‘‘ Hey cupu, naik motor
culun banget si lho!! Berani ngak balap ma gw?
“ngak salah motor butut
gitu aja mau balaoan ma motor gw?” jawabku padanya
“ Udah dweh jangan banyak
bacot lho!!” jawab dia yang penuh sengan emosi.
“Oke, kita tunjukan siapa
yang menang!”
Aku dan dia tidak peduli
meskipun keadaan jalan raya kali itu sangatkah ramai, tetapi tidak menyurutkan
sifat keduanya yang “bragajulan”
Kami siap pada posisi dan
balappun si mulai…
Ngengnggggggg……..menambah
kebisingan jalan raya, salaing kejar-kejaranpun terjadi, pertama aku
ketinggalan jauh oleh dirinya,tetapi aku mampu mengejarnya, akupun salip kanan
– salip kiri seakan tak peduli apapun yang akan terjadi oleh ulahku. Akupun
memimpin di depan, samngat angga aku bisa memimpin balap kali ini, tepat di
depanku ada belokan kea rah kanan, entah kenapa motorkupun tak bisa ku
kendalikan.
Dar… motorku terhantam
pada trotoar jalan tubuhku terpental kepalaku menghantam badan jalan, ternyata
nasib buruk menimpaku, tuhan tak memberi ampun lagi padaku, seketika akupun
tewas!! Naas sekali nasib diriku.
Sakit sekali yang kurasakan
ketika nyawaku tercabut, ketika rasa sakit hilang ternyata aku tidak mati, aku
baru saja terangun dari mimpiku lagi, blak..blak… mataku terbuka aku melihat
motorku ada di depanku dengan keadaan yang masih utuh, dan aku tidak erada di
jalan raya, akan tetapi aku berada di gerasi rumahku, aku tertidur di gerasi
rumah, untuk yang kesekian kalianya kau terbangun dari mimpiku dan tenyata
bangun tidurku masih dalam keadaan mimpi.
Akupun beranjak dari
gerasi menuju kamarku, ku yakinkan hati bawa kali ini aku tidak berada dalam
keadaan mimpi, ternyata benar ini bukan mimpi, agar memastikan ini bukan mimpi,
aku menyuruh temanku main kerumahku, ketika dia telah datang, aku langsung
bertanya padamya,
“ Sob… sebenarnya ini
dunia nyata apa bukan sih?”
“ ya nyatalah, emangnya
ada apa?”
“ sumpah sob… gw ngalamin
kejadian yang dangat aneh”
“ emangnya aneh gimana?”
“ Gini sob… berkali –
kali aku aku bermimpi, ketika ku bangun dari mimpiku, ternyata bangunku masih
dalam keadaan mimpi, gw takut!! Sumpah gw takut tadi barusan aku baru terbangun
dari mimpiku gw takut kalau kali ini gw masih berada dalam alam mimpi sob..”
“ ini dunia nyata,
brwo,,, mau bukti sini gw gamparin biar lho sadar ahwa ini dunianyata, mau
ngak?”
“ wah… cemerlang jug aide
lho… sob…!!”
“ Gila lho yea, mau aja
di gamparin ma gw, beneran nihh?!
“ Beneran…. Biar gw tahu
bahwa kali ini adalah nyata, nie pipi gw!” akupun menyodorkan pipiku untuk di
gampar
Plak…plak…plak… tangan
temankupun menggampar pipi kiri kananku,
“aduhghg… sakit bego!!”
ringkikanku pada temanku
“ udah percaya ngak, ahwa
ini dunia nyata?”
“ sumpah gw belum
percaya” tonjok aja mata gw biar pingsan gih!!!” perintahku pada temanku!”
“ makin gila aja sih lho…
dah tahu tadikan lho kesakitan mau pake tonjok lagi, lho gila”
“bodo amat lho mau bilang
gila apa kek, yang penting lho tonjok gw mpe pingsan, sumpah gw pernah mimpi
pingsan dan ter bangun masih dalam keadaan mimpi, kali ini gw dalam keadaan
sadar, inginkan lho tonjok gw mpe pingsan”
“ dasar orang gila!!
Menyiksa diri sendiri ajam bener nih? Diapun meyakinkan aku.
“ Bener gw serius, nanti
gw merem, lho harus tonjok gw sampe pingsan”
“ yaudah merem!!”
perintah temanku untukku
Diapun mengambil sikap
untuk menonjokku, plak…plak… akupun langsung tersungkur pingsan, dan setelah
itu aku tak tahu lagi apa yang terjadi padaku, setelah aku bangun aku tak tahu
apakah masih dalam keadaan mimpi, ataukah keadanku sudah berjalan seperti
biasanya (nyata). Mau mimpi ataupun nyata aku tidak peduli memikirkannya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar